Rabu, 06 Januari 2010

Anak-anak Punya Handphone ?

Anak-anak Punya Handphone ?

oleh

Nita Ernawati S. (0902952)

 

Pada saat ini Ilmu Pengetahuan dan Teknologi semakin berkembang.  Segala sesuatunya menjadi lebih mudah, seperti alat komunikasi.  Dahulu alat komunikasi yang dipergunakan masyarakat luas adalah surat.  Ketika zaman semakin maju kita dapat mengenal telepon rumah dan juga telepon genggam (Handphone), yang lebih mudah dipergunakan dari pada surat.  Kemudian saat ini, fungsi HP semakin meluas bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga dipergunakan untuk SMS, MP3, Kamera, dan lain-lain.  Sehingga sekarang ini HP bukanlah barang yang mewah lagi, hampir semua orang mempunyai HP, dari masyarakat golongan atas sampai masyarakat golongan bawah.  Bahkan dari anak-anak sampai orang tua pun mempunyai HP. Handphone memang banyak sekali kegunaannya, tetapi Hp tidak akan bermanfaat jika digunakan untuk hal-hal yang negatif.

Handphone juga banyak digunakan di kalangan anak Sekolah Dasar.  Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi orang tua, karena mempunyai anak  yang tidak ketinggalan zaman. Orang tua menyadari akan pentingnya HP bagi anaknya dengan berbagai alasan.  Diantaranya adalah agar mudah dihubungi atau anak mudah menghubungi orang tua.  Namun sebelum memberikan Handphone kepada anak-anak Sekolah Dasar, orang tua juga harus memikirkan hal-hal yang akan mempengaruhi anak tersebut.

Demikian yang diakatakan Ruth A Peters, PDH seperti yang dikutip dari MSNBC, Senin (31/08).  Dijelaskan Ruth, terkadang orang tua mengabaikan kemampuan anak untuk mengutak-atik Handphone dan akhirnya anak tersebut dapat menyalah gunakannya.  “Memang banyak isu yang harus dipikirkan dari beberapa tips nampak nya bisa membantu saat memutuskan rencana terbaik untuk anak dan keluarga secara umum.”tuturnya.

 

Saat memutuskan untuk memberikan Handphone sebaiknya orang tua harus mengatakan tujuan awal kepada anak-anak mengapa diberikan Handphone?  Orang tua juga patut mewaspadai fitur-fitur Handphoneyang berupa gambar dan video.  Artinya orang tua tidak hanya mengawasi pada penggunaan SMS dan telepon pada Handphone, tetapi juga terhadap akses fitur-fitur yang terdapat di dalamnya.  Selain itu orang tua juga harus memberikan rasa tanggung jawab kepada anak saat menggunakan Handphone.  Tak hanya mrmberikan rasa tanggung jawab, arahkan anak pada penggunaan Handphone dengan sifat edukasi.

Beberapa hal yang yang negatif dari penggunaan Handphone bagi anak Sekolah Dasar.  Pertama, anak dapat dimarahi oleh pihak sekolah jika peraturan sekolah tidak mengizinkan untuk membawa Handphone ke sekolah.  Kedua, anak-anak itu belum bisa bertanggung  jawab terhadap Handphone-nya.  Ketiga, Handphone dengan segala fasilitas dapat digunakan untuk hal-hal yang negatif.  Jika orang tua kurang memperhatikan, bisa saja anak usia Sekolah Dasar melakukan hal yang negatif itu.  Keempat, Handphone tersebut dapat digunakan sebagai ajang pamer kepada teman-temannya, hal itu dapat menyebabkan kecemburuan sosial diantara anak-anak tersebut.

Bagaimana etika anak didik di era teknologi HP saat ini?  Anak didik yang membawa HP cenderung bersifat individualisme, mereka bergaul bukan dengan teman disampingnya melainkan dengan orang yang berada di luar lingkungan belajarnya dengan sarana SMS.  Karena HP barang mahal, jadi dapat dimaklumi jika ada keengganan untuk meminjamkan kepada temannya.  Perilaku itu terjadi secara terus menerus, maka mulai muncul sikap-sikap egois dan pamer diantara anak-anak yang membawa HP.  Bagi anak yang tidak membawa HP akan merasa terasingkan di lingkungan sekolahnya , bahkan merasa asing di kelasnya sendiri.  Sekali duakali dipinjamkan untuknya, selanjutnya tak heran jika anak tersebut akan merasa malu, apalagi tidak bisa mengoperasikannya.  Siswa yang tdak punya Hp harus beradaptasi, agar tidak kena seleksi dilingkungan kelasnya, caranya dengan menuntut kepada orang tuanya untuk dibelikan HP.

Dengan penggunaan Handphone sejak usia Sekolah Dasar, akan menimbulkan beberapa dampak yang negatif.  Di kelas sering terdengar suara HP berdering mengusik ketenangan dan keseriusan belajar.  Terkadang banyak juga anak yang menggunakan Handphone untuk berhitung soal matematika yang diberikan oleh gurunya. Tentu itu adalah gejala buruk bagi perkembangan nalar dan logika berpikir anak.  Tidak percaya dengan pikirannya sendiri, lambat menggunakan pikiran atau nalar dan bahkan akan menjadi malas karena lebih praktis menggunakan HP.  Yang lebih memprihatinkan menjawab soal ulangan dengan bantuan teman lewat SMS.  Tekadang anak tidak peduli dengan guru yang ada di sampingnya, anak-anak tetap saja sibuk memainkan HP-nya.  Padahal menghormati guru adalah bagian dari etika siswa.  Jadi, HP di kalangan anak-anak dalam lingkungan pendidikan dapat merangsang keiginan, tetapi tidak menyadari dapat meracuni etika dan moralitas siswa.

Tidak salah memang jika orang tua memberikan Handphone kepada anak-anaknya, namun yang perlu diperhatikan oleh orang tua adalah cara penggunaannya, terlebih lagi jika Handphone tersebut  terhubung GPRS sehingga dapat mengakses internet.  Yang terakhir memperhatikan  apa yang dibaca anak-anak di internet, karena dari membaca dapat mewarnai akal pikiran dan presepsi anak tersebut, bahkan dapat memberikan dampak positif atau pun negatif bagi pembacanya. 

Kita lihat, ada sebagian orang tua yang tidak peduli terhadap bacaan anaknya, bahkan ia tidak pernah menanyakan tentang bacaan anak-anaknya.  Ia pun tidak penah mengarahkan mereka untuk membaca bacaan yang bermanfaat dan memperingatkan mereka agar menjauhi bacaan yang kerang mendidik.  Padahal dengan bacaan-bacaan ini anak-anak akan mendapatkan informasi dan pengetahuan baru yang mereka inginkan dari akses internet di HP-nya, dan tidak jarang pula bacaan-bacaan yang apabila tidak diawasi oleh orang tuanya akan berdampak negatif bagi anak tersebut.Maka orang tua harus berhati-hati dengn Handphone yang dibawa anak.

 

Referensi :

·         Siswanto.  2008 “Anak SD bawa HP” [online] Tersedia

http//www.wilkipedia.com  [26 Oktober 2009]

·         Sanusi ,S. 2009 “Etika Siswa Pada Era Teknologi Handphone” [Online] Tersedia

http//bbawor.blogspot.com [26 Okober 2009]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar